Minggu, 07 November 2021

Dasar Motor Bakar

 


Mesin penggerak (engine) adalah gabungan dari alat-alat yang bergerak (Dinamis) dan alat-alat yang  tidak Bergerak (statis) yang bila bekerja dapat menimbulkan tenaga. Contoh dari mesin penggerak adalah: Turbin Air, Kincir Angin, Mesin Uap, Motor Listrik dan Motor Bakar.

Motor bakar Adalah suatu mesin yang mengubah tenaga kimia bahan bakar menjadi tenaga panas ( kalor ) dengan jalan pembakaran, panas tersebut selanjutnya di rubah menjadi tenaga mekanik. Bila tenaga panas untuk pembakaran menjadi tenaga penggerak dihasilkan di luar disebut Esternal Combustion Engine, dan biasanya digunakan mesin Uap serta Turbin Uap. Mesin yang terdapat pada kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil, pembakaran bahan bakarnya dilakukan langsung dalam mesin dan dirubah menjadi tenaga penggerak. Mesin semacam ini disebut motor bakar dalam (Internal Comstion Engine).

Motor bakar dalam (Internal Comstion Engine), bensin di dalam ruang bakar di bakar sehingga gas yang terjadi akibat pembakaran tadi mengandung tenaga panas di mana tempratur dan tekanannya tinggi.

Gas-gas ini akan mengembang yang menekan dan mendorong torak atau piston  untuk bergerak ke bawah. Gerak dari piston yang lurus itu diteruskan melalui batang torak (Connecting Rod) ke Poros engkol (Crankshaft) yang merubah menjadi gerak putar.

Motor bakar macam ini disebut motor bakar model piston (Piston Engine)

JENIS MOTOR :

  1. Motor Empat Langkah (4 Takt)
  2. Motor Dua Langkah (2 Takt)

Motor 4 Takt : Adalah suatu motor yang tiap satu silindernya untuk mendapatkan satu kali pembakaran, membutuhkan 4 kali gerakan piston yaitu 2 kali bergerak ke atas dan bergerak ke bawah 2 kali putaran poros engkol.

Motor 2 Takt : Adalah suatu motor yang tiap satu silindernya untuk mendapatkan satu kali pembakaran, membutuhkan 2 kali gerakan piston yaitu 1 kali bergerak ke atas dan 1 kali bergerak ke bawah atau satu kali putaran poros engkol.


Jumat, 05 November 2021

Dasar Sepeda Motor

 




Pada sepeda motor komponen mesin dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Mesin, chasis dan kelistrikan. Sebagaimana penjelasan berikut

1.    Sistem pada mesin sepeda motor

a.      Sistem pembangkit tenaga

1)      Mesin

Berfungsi untuk merubah energi panas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar menjadi energi mekanik atau tenaga gerak. 

2)      Sistem pemasukan bahan bakar

Merubah bahan bakar cair menjadi gas campuran udara dan bahan bakar yang siap diledakkan di dalam ruang bakar.

3)      Sistem pembuangan

Membuang gas hasil pembakaran agar tekanannya berkuran sehingga membantu menurunkan tempratur mesin.

4)      Sistem sistem pelumasan

Melindungi komponen mesin yang bergerak dengan lapisan oli, mengurangi gesekan dan mendinginkan komponen tersebut.

5)      Sistem pendinginan

Menjaga suhu mesin tetap stabil sehingga memperlancar kinerja mesin.

b.      Sistem pemindah daya

1)      Mekanisme kopling

Berfungsi untuk memutus dan menghubungkan putaran mesin mekanisme transmisi

2)      Mekanisme gear

Mereduksi tenaga dan kecepatan mesin yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi pengendaraan.

3)      Transmisi

Meneruskan tenaga mesin dari mekanisme gear ke roda belakang

4)      Mekanisme Starter

Meneruskan putaran dari kick starter ke crankshaft sehingga crankshaft dapat berputar.

2.    Chasis

     Chasis merupakan komponen dan sistem yang menjadikan sepeda motor bisa digunakan sebagai angkutan atau sarana muatan yang terdiri dari Rangka, Kemudi, Suspensi, roda dan rem.

3.    Sistem Kelistrikan

    Untuk menopang operasi mesin memerlukan sistem kelistrikan yaitu sistem pengapian dan juga dilengkapi dengan sistem pengisian dan sistem starter. Demikian juga untuk kelengkapa sebagai sarana angkutan memerlukan sistem penerangan dan pemberi tanda untuk layak berkendara di jalanan.